Nuklir, dari Iran sampai ke Indonesia

Oleh: Muhammad Ma’ruf

iran-nuclear-iaea3Sejak  60 tahun yang lalu sejak dijatuhkannya bom atom di Hiroshima dan Nagasaki di bulan Agustus 1945, ledakan nuklir tersebut melepaskan panas dan radiasi yang luar biasa, dan mengakibatkan banyak penderitaan, kehancuran dan korban jiwa. Sekalipun energi nuklir pernah memberikan stigma buruk sebagai tenaga pemusnah massal, berbagai aplikasi tenaga nuklir telah memberikan manfaat di saat ini dan di kemudian hari, termasuk di Indonesia.

Berlawanan dengan kebanyakan pendapat orang, tenaga nuklir ternyata memberikan banyak manfaat bagi peradaban manusia. Berbagai macam penggunaan tenaga nuklir muncul dalam kehidupan kita. Selama lebih dari seratus tahun, tenaga nuklir telah dikembangkan untuk memenuhi kebutuhan dasar manusia dan untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat.n panas dan radiasi yang luar biasa, dan mengakibatkan banyak penderitaan, kehancuran dan korban jiwa. Sekalipun energi nuklir pernah memberikan stigma buruk sebagai tenaga pemusnah massal, berbagai aplikasi tenaga nuklir telah memberikan manfaat di saat ini dan di kemudian hari, termasuk di Indonesia.

 Kontribusi nyata tampak dalam peningkatan kesehatan masyarakat. Dalam bidang pertanian, kita menggunakan teknik nuklir untuk menghasilkan varietas padi unggul dan murah, sehingga mampu memenuhi kebutuhan nutrisi kita. Selain itu, teknologi radiasi juga telah banyak digunakan industri, terutama untuk memeriksa volume produk minuman dalam kemasan, ketebalan kertas, kualitas pipa dan lain sebagainya.

 Sinar radiasi juga dapat digunakan sebagai teknik perunut, diagnosa proses industri, analisa komposisi dan uji bahan tak rusak. Radiasi sinar gamma juga banyak digunakan untuk membasmi bakteria dalam proses sterilisasi makanan. Di berbagai belahan dunia, tenaga nuklir telah dan akan menjadi alternatif penting dalam menyediakan tenaga listrik tanpa menghasilkan gas rumah kaca, sehingga bisa mengurangi efek rumah kaca di planet kita ini.

Sebaliknya, nuklir, sejak dijadikan senjata nuklir pertama kalinya oleh AS menjadi bom atom yang dijatuhkan di Hiroshima dan Nagasaki di bulan Agustus 1945 tidak berhenti sejak itu. Nuklir beralih fungsi menjadi alat hegemoni dunia. Sembilan negara telah memiliki senjata nuklir, Amerika, Rusia, Inggris, Perancis, Cina, India Pakistan, Israel, Korea utara, akan tetapi yang mempunyai daftar senjata nuklir  terbanyak adalah AS.  Amerika Serikat melakukan test Pertama 1945, AS mempunyai persediaan nuklir 5.113. Saat ini Amerika memiliki 20 pusat pengembangan nuklir.

Fakta sejarah mengatakan, sejak Revolusi Islam Iran hingga sekarang, AS terus menekan Iran untuk menghentikan nuklir damainya. Berbagai sanksi terus diberikan kepada pemerintah Iran, akan tetapi hingga sekarang Iran tetap tak bergeming, dan berdalih untuk kepentingan sipil.

Ajaibnya, meski banyak tekanan sanksi Barat terhadap Republik Islam selama lebih dari tiga dekade gagal melumpuhkan Iran. Bahkan kian hari Iran justru menampilkan berbagai prestasi, termasuk di bidang sains dan teknologi. Data berikut untuk menunjukkan, kasus nuklir Iran tidak mewaki