9 April, Hari Nasional Teknologi Nuklir Iran

nuclear.iran.1Republik Islam Iran memperingati Hari Nasional Teknologi Nuklir pada setiap tanggal 9 April atau 20 Farvardin. Pada April 2007, Iran memasang fase kedua sentrifugal baru di pusat tenaga nuklir Natanz di bawah pengawasan Badan Energi Atom Internasional (IAEA). Dengan demikian, Iran telah memasang sentrifugal untuk tahap pengayaan uranium skala industri. Pengumuman pemasangan sentrifugal baru itu disampaikan oleh Presiden Mahmoud Ahmadinejad bertepatan dengan Hari Nasional Teknologi Nuklir. Program tersebut telah mengantarkan Iran untuk mencapai prestasi bergensi di bidang ilmiah.

Menyusul pengumuman keberhasilan besar itu, Dewan Tinggi Revolusi Budaya Iran menetapkan tanggal 20 Farvardin sebagai Hari Nasional Teknologi Nuklir untuk mengapresiasi kerja keras para ilmuan dan pakar nuklir Republik Islam. Mencapai teknologi modern di tengah eskalasi sanksi ekonomi oleh Barat, mencerminkan tekad bangsa Iran untuk meraih puncak sains dan kemandirian. Prestasi ini menunjukkan bahwa bangsa Iran tidak bisa dikalahkan dengan ancaman dan sanksi. Keyakinan kepada Sang Pencipta dan persatuan nasional merupakan kunci sukses bangsa ini dalam meraih kemajuan di berbagai bidang.

Meski menghadapi keterbatasan sarana dan prasarana akibat embargo negara-negara adidaya, Iran berhasil menyempurnakan proses pengayaan uranium dan membuat sendiri bahan bakar yang diperlukan instalasi-instalasi nuklir. Dengan demikian, Iran memastikan diri sebagai bagian dari negara-negara pemilik teknologi nuklir. Akan tetapi, negara-negara Barat khususnya Amerika Serikat dengan standar gandanya menuntut Iran untuk menghentikan aktivitas nuklirnya. Di saat yang sama, Barat tidak pernah mempersoalkan rezim Zionis Israel yang tidak tunduk kepada IAEA dan menyimpan ratusan bom nuklir di gudang-gudang senjatanya.

I